Cairo, Rentetan acara untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia telah dilaksanakan, mulai dari lomba volly pa/pi, tennis meja pa/pi, sampek lomba karya tulis untuk para mahasiswa indonesia mesir (Masisir).
Pada peringatan HUT RI ke-63 kali ini KBRI tidak megikutkan cabang olah raga paling bergengsi bagi Masisir (sepakbola) dikarenakan adanya keributan yang terjadi pada peringatan HUT RI ke-62 yang dipicu oleh dua pulau yang mengakibatkan masisir terpecah menjadi dua kubu, ternyata momen semacam ini tidak hnay terjadi di negeri snediri akan tetapi juga terjadi dinegeri rantau.
Mayoritas maisisir tidak mengikuti upacara yang diadakan oleh KBRI pada peringatan HUT RI ke-62 kemarin, namun mereka sepakat untuk mengadakan upacara tanpa bendera sendiri di nadi syabab Madrasah dikawasan nashr city Cairo sebagai manifestasi ketidak puasan mayoritas masisir atas kebijakan yang diambil oleh pihak KBRI terhadap para oknum pelaku pemukulan kepada kru salah satu buletin milik masisir.
Kesan sederhana tapi penuh makna terpancar dalam pelaksanaan upacara HUT RI kali ini. Tepat pada jam 07.45 LCT upacara HUT RI yang di komandani oleh Bapak Sigit SS. selaku Atase Pertahanan untuk Perwakilan Arab Mesir dimulai. Para peserta terlihat begitu antusias dan hidmat mengikuti prosesi acara, apalagi ketika lagu-lagu kebangsaan dinyanyikan oleh anak-anak siswa Sekolah Indonesia Cairo (SIC) maka rasa haru dan rindu bercampur jadi satu.
Ada yang beda dalam peringatan HUT kali ini, karena ditengah-tengah prosesi upacara, Bapak Dubes, Drs. M.Fachir memberikan kenang-kenangan secara simbolis kepada 2 orang stafnya yaitu Bapak Arifin dan satunya lagi staf asli orang Mesir sebagai apresiasi atas loyalitasnya telah mengabdikan tenaganya selamanya 20 tahun di kantor kedutaan Republik Indonesia Cairo dan masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar USD 1000.
Dalam amanatnya, Bapak Dubes mengingatkan kepada para peserta upacara tentang betapa pentingnya mempertahankan dan mengisi kemerdekaan ini dengan memberikan kontribusi yang sebaik-baiknya untuk negeri kita sebagai ungkapan terima kasih kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah.
Acara sederhana tapi penuh hikmah ini ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh  Bapak Dubes dan selanjutnya diserahkan kepada Presiden Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) yang baru yaitu Saudara A.Yazid asal Banten
Seusai Upacara resmi HUT RI, Bapak Dubes memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menikmati hidangan yang telah disediakan sambil ramah tamah dan foto bersama dihalaman kantor Kedutaan.
Puncak acara peringatan HUT RI ke-63 di Mesir akan dilaksanakan pad hari jum’at, tanggal 22 Agustus di Gedung City Game Nasr City Cairo, apa dan bagaimana perhelatan akbar tersebut dilaksanak?? Tunggu Warta berikutnya langsung dari Kairo Mesir.