This option will reset the home page of LareOsing.Org restoring closed widgets and categories.

Reset LareOsing.Org homepage

Tiket Elektrik Akan Gantikan Karcis

BANYUWANGI – Tiket manual berupa karcis untuk naik feri penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akan segera diganti. PT ASDP Ketapang berencana memberlakukan tiket baru berbasis elektrik.

Saat ini, pihak ASDP sedang mempersiapkan sarana dan prasana penggunaan tiket elektrik tersebut. Diperkirakan, tiket model baru itu akan dioperasikan pertengahan Juli 2009 mendatang. “Saat ini, kami sedang evaluasi pekerjaan sarana dan prasarana yang kami kerjakan,” ujar Kepala Cabang PT ASDP Ketapang, Charda Damanik kemarin.

Menurut Charda, pemberlakuan tiket elektrik tersebut merupakan salah satu usaha ASDP untuk memberikan pelayanan maksimal pada pengguna jasa penyeberangan di Selat Bali. Selain itu, tiket elektrik juga bertujuan untuk memperkecil penyalahgunaan tiket oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Manager Operasional PT ASDP Ketapang, Saharuddin Koto menambahkan, jika tiket elektrik diberlakukan, tiket yang ada saat ini sudah tidak berlaku. ”Tiket elektrik itu sebenarnya sudah datang dan tinggal menunggu pekerjaan sarana dan prasarana yang belum rampung,” jelasnya.

Bagaimana sistem kerja tiket elektrik itu? Penggunaan tiket elektrik itu, sebenarnya hampir sama dengan tiket jalan tol. Setiap pengguna jasa yang akan naik feri, tetap membeli tiket di loket.

Penumpang membayar tiket sesuai dengan golongan kendaraannya. Setelah membayar, penumpang akan mendapatkan kartu elektrik yang berbentuk kartu. Penumpang harus menggesekkan kartu itu pada mesin yang telah disediakan di pintu masuk feri. Kartu itu digesek untuk mendapatkan struk bukti pembayaran tiket, sekaligus sebagai alat pembuka portal otomatis. “Setelah digesek, portal akan terbuka dengan sendirinya,” kata Saharuddin.

Setelah portal terbuka, penumpang bisa langsung masuk pelabuhan. Sebelum naik ke atas kapal, kartu tersebut diserahkan kembali kepada petugas operator pelayaran. Sedangkan bukti pembayaran tiket, menjadi hak milik penumpang tanpa harus dikembalikan pada petugas.

Meski diserahkan kepada petugas operator pelayaran, namun kartu tersebut tidak bisa digunakan kembali. Untuk bisa digunakan lagi, tiket elektrik itu harus terlebih dahulu di-update kembali oleh petugas khusus PT ASDP. “Jadi nggak bisa digunakan lagi di loket sebelum dihidupkan lagi,” katanya.

Sebelum dihidupkan lagi, operator pelayaran akan menyerahkan kartu itu sebagai bukti klaim pembayaran tiket pada perusahaan pelayaran. Setelah uang dan kartu diserahkan ke bagian keuangan, barulah tiket itu diserahkan lagi ke loket untuk digunakan kembali. Saharuddin menambahkan, setelah tiket baru diberlakukan, akan ada perubahan. Posisi loket penumpang pejalan kaki akan digeser di bagian utara Pelabuhan Ketapang. Sedangkan loket yang sudah ada saat ini, rencananya akan ditutup total. Perubahan lokate juga akan dilakukan pelabuhan Landing Craft Machine (LCM) Ketapang (afi/bay)

Sumber Jawa Pos

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word