LareOsing.Org

Komunitas Lare-lare Banyuwangi

Kalau orang Yogyakarta punya Sayur GUDEG, maka orang Banyuwangi (Baca: Using) punya sayur khas bernama LEROBAN. Meski rasanya hampir sama mendekati manis, namun bahan bakunya yang sangat beda. Gudeg hanya berbahan nangka muda, atau Tewel (Kata orang Using Tombol) dengan santan. Namun “Leroban” berbahan aneka sayur, atau disebut dalam Bahasa Using sebagai RAMONAN. Kuahnya menggunakan [...]


Angklung Caruk: Berpacu Hidup Sportif

“Caruk” dalam bahasa Using berarti “temu”. Kata dasar itu biasa diucapkan “Kecaruk” atau “Bertemu”. Nah , Kata “Angklung Caruk” artinya adalah dua kelompok kesenian angklung yang dipertemukan dalam satu panggung, saling beradu keahlian dan kepiawauan memainkan alat musik berlaras pelog itu, dengan iringan sejumlah tembang Banyuwangian. Meski tidak ada aturan secara tertulis, kedua kelompok kesenian [...]


Anggota DPRD Pelesir Lagi

Pansus Ke Surabaya, Panggar Ke Tuban
BANYUWANGI - Menjelang akhir tahun anggaran 2008, anggota DPRD Banyuwangi tampaknya tidak ingin ada anggaran yang tersisa.Belum genap sebulan melakukan kunjungan kerja (kunker), kemarin malam wakil rakyat hasil pemilu 2004 itu berangkat lagi kunker ke Tuban dan Surabaya.
Acara ‘ngelencer’ anggota DPRD itu dibagi menjadi dua rombongan. Rombongan pertama adalah kunker [...]


Seblang Bakungan Ritual Minta Berkah

Laros, Banyuwangi. Suku Osing di Banyuwangi memiliki segudang adat ritual yang sangat unik dan langka. Untuk meminta berkah keselamatan dan tolak bala dari gangguan roh jahat, warga Osing di Kelurahan Bakungan, menggelar upacara adat seblang, baru-baru ini.

Tidak sama seperti halnya seblang Oleh sari yang diperankan oleh gadis yang masih perawan berumur kurang dari [...]


Yogyakarta - Acara Indonesian Security Conference 2008, di Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Yogyakarta, Minggu (14/12/2008) telah usai dilaksanakan.
Maraknya aksi deface alias permak tampilan, yang jejaknya ditinggal terang-terangan di situs korban, menimbulkan satu pertanyaan: “Tamatkah dunia underground di Indonesia?”. “Dunia underground Indonesia belum tamat, tapi memang sedang kolaps. Hal ini disebabkan karena banyak yang suka publikasi, [...]


« Previous Entries  Next Entries »
Your Ad Here Your Ad Here Your Ad Here